Follow Us @eblogid

Monday, July 16, 2018

Memanfaatkan Air Bekas Wudhu untuk Penyiraman Tanaman

Ide memanfaatkan air bekas wudhu muncul setelah kepindahan di rumah yang baru. Jika di rumah sebelumnya penggunaan air tidak menjadi masalah karena melimpah dan gratis. Di tempat yang baru ada pembayaran tiap kubik yang digunakan.

Berawal dari itu muncul ide-ide untuk melakukan penghematan penggunaan air. Termasuk ide pemanfaatan kembali air bekas wudhu untuk penyiraman tanaman.

Pada hari-hari awal penerapan ide ini terasa menjadi beban karena harus menyiapkan ember dibawah pancuran air wudhu. Namun setelah menjadi terbiasa menjadi sesuatu yang membahagiakan, ya hal yang membahagiakan. Bahagianya karena mampu melakukan hal kecil yang bermanfaat bagi lingkungan. Bermanfaat bagi lingkungan, karena air yang digunakan dialirkan dari sumur bor tetangga.Bisa juga menghemat "anggaran belanja" dan mengurangi jumlah air yang dipompa ke permukaan serta menghemat listrik yang digunakan saat memompa air ini.
Disini bahagianya, bisa kontribusi walau super kecil bagi lingkungan dan alam.

Air bekas wudhu yang diperoleh dalam sehari berkisar 20-25  literan sehari. Artinya dalam sebulan bisa menghemat 600 - 750 liter air. Air yang diperoleh ini dimanfaatkan untuk menyiram seluruh tanaman pot yang ada di rumah.

Cukup dengan menyimpan ember ukuran sedang dibawah keran wudhu lalu tampung air wudhu hingga penuh. Jika sudah penuh bisa langsung disiramkan ke tanaman menggunakan gayung kecil. Pengalaman pribadi, air yang sudah ditampung disiramkan saat pagi dan sore hari, karena dalam sehari menghasilkan dua ember.

No comments:

Post a Comment

Mengelola Sampah Organik Rumah Tangga

Beberapa tahun yang lalu saat melintas Pasar Ciroyom tercium bau busuk yang sangat menyengat dari sampah pasar yang mayoritas merupakan sisa...