Follow Us @eblogid

Thursday, July 19, 2018

Menanam Tanaman Seledri Di Pot (1)

Koridor yang ada di dalam rumah belum termanfaatkan baik, mendorong saya memanfaatkanya sebagai lahan menanam tanaman. Awalnya digunakan untuk menanam beberapa jenis tanaman hias, namun setelah terinspirasi dari Youtube yang membahas tentang tanaman sayuran, selanjutnya saya melakukan pengalihan jenis tanaman. Dari tanaman yang hanya memiliki fungsi sebagai tanaman penghias ruangan menjadi tanaman yang dapat dimanfaatkan sekaligus tanaman penghias.
Selain itu lingkungan sekitar sangat menunjang yaiut cahaya matahari juga masuk, jadi cocok jika ditanami beberapa jenis sayuran plus dapat menghiasi ruangan. 

Tanaman yang dipilih yaitu seledri, selain dapat dimanfaatkan sebagai pelengkap masakan, tanaman seledri bisa menjadi penghias karena daunya terlihat hijau dan indah. Selain itu perawatanya sangat mudah.

Berikut pengalaman menanam tanaman seledri di pot

BIBIT SELEDRI
Bibit seledri yang digunakan merupakan potongan seledri sisa masak.
- Pilih bibit tanaman seledri yang segar dan memiliki akar yang tidak terpotong.
- Potong calon bibit tanaman seledri berukuran 3 - 5 cm dari bongol.
- Rendam akar seledri selama 2 - 3 harian untuk memastikan tanaman menyerap air. Seledri yang sudah mengalami proses penyimpanan lama mengalami kekurangan cairan.

MEDIA TANAM 
Campuran Tanah
Media tanam yang saya gunakan merupakan tanah kebun (tanah lembang) yang gembur dengan campuran kompos dapur. Media tanam ini dicampurkan 1:1 bagian, jika ada lebih baik tambahkan satu bagian pupuk kandang.
Campuran tanah tersebut disatukan dan diaduk didalam pot, lalu siram dengan air hingga basah 100 persen sehingga benar benar tercampur. Tiriskan pot yang berisi tanah basah tersebut selama sehari sehingga sudah siap menjadi media tanam seledri.

Pot Media Tanam:
Pot berukuran 20 cm - 30 cm dan pastikan memiliki lubang yang cukup untuk pembuangan air berlebih. Pot berukuran 30 cm bisa ditanami lebih dari satu rumpun tanaman seledri.

Proses menanam dan perawatan akan disambung di tulisan lainya. 

No comments:

Post a Comment

Mengelola Sampah Organik Rumah Tangga

Beberapa tahun yang lalu saat melintas Pasar Ciroyom tercium bau busuk yang sangat menyengat dari sampah pasar yang mayoritas merupakan sisa...